Dalam kegiatan tersebut, Nadia, selaku pendamping kegiatan dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAN Insan Cendekia Sambas dalam membuka ruang interaksi internasional bagi peserta didik.
Menurutnya, kegiatan pertukaran budaya menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter siswa yang terbuka, percaya diri, serta memiliki wawasan global. Ia juga berharap program serupa dapat terus dikembangkan di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala MAN IC Sambas, Dedi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi bahasa asing dan pengembangan karakter peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada siswa, tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan tamu dari latar budaya berbeda. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan global,” ujar Dedi.
Ia menambahkan, pihak madrasah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang mendorong siswa berani berkomunikasi dalam bahasa Inggris serta menghargai keberagaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN Insan Cendekia Sambas berharap mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing internasional, berkarakter kuat, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan antarbangsa.( En )

Posting Komentar