Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN IC Sambas, Dedi, bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan. Turut hadir pula Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Dr. Ilham, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Sambas untuk memberikan arahan sekaligus tausiyah Ramadan.
Dalam sambutannya, Kepala MAN IC Sambas menegaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Ia mengingatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk memastikan berbagai kewajiban administrasi dan pelaporan kinerja berjalan dengan baik, termasuk penyelesaian pengisian E-Kinerja (E-Kin) serta kelengkapan administrasi lainnya.
Menurutnya, kedisiplinan dalam administrasi merupakan bagian penting dari profesionalitas aparatur pendidikan, sekaligus menjadi indikator kinerja yang berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa meskipun berada dalam suasana Ramadan, proses pembelajaran di MAN IC Sambas tetap berlangsung secara optimal agar capaian akademik siswa tetap terjaga. Namun demikian, pembelajaran juga diperkaya dengan berbagai kegiatan religius guna memperkuat dimensi spiritual peserta didik.
“Selama Ramadan, kegiatan pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya agar proses pendidikan tidak tertinggal. Di sisi lain, madrasah juga menambah berbagai kegiatan keagamaan seperti daurah Al-Qur’an dan program pembinaan spiritual lainnya untuk memperkuat karakter religius para siswa,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, pihak madrasah juga menyampaikan kabar menggembirakan terkait capaian prestasi siswa dalam ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMI) 2026. Dalam kompetisi tersebut, belasan siswa MAN IC Sambas berhasil lolos pada tahap seleksi tingkat kabupaten/kota dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi tingkat provinsi.
KoSSMI merupakan ajang kompetisi sains tingkat nasional yang diikuti oleh siswa madrasah dan sekolah umum pada jenjang MI, MTs, dan MA. Pada tahun 2026, seleksi tingkat kabupaten/kota dilaksanakan secara daring pada Februari lalu sebelum peserta yang lolos melanjutkan ke tahap provinsi dan nasional.
Sementara itu, dalam arahannya, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sambas, Dr. Ilham, menyampaikan tausiyah tentang hikmah Ramadan sebagai momentum refleksi dan peningkatan kualitas diri. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan bulan suci ini sebagai kesempatan memperbaiki ibadah, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian dalam dunia pendidikan.
“Ramadan adalah waktu untuk mengevaluasi diri. Kita perlu bertanya kepada diri kita sendiri, apakah selama bulan suci ini terjadi perubahan menuju kebaikan dalam hidup kita, atau jangan-jangan kita hanya sekadar menahan lapar dan dahaga. Hakikat Ramadan adalah membentuk pribadi yang lebih baik dan lebih bertakwa,” tuturnya.
Kegiatan pembinaan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban. Momentum kebersamaan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan MAN IC Sambas sekaligus menumbuhkan semangat kolektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian di madrasah.( En )

Posting Komentar