Kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara dunia pendidikan, masyarakat, dan Kementerian Agama Kabupaten Sambas sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenag Sambas H. Kaharudin, S.Ag., Kasi Pendidikan Madrasah Dr. Ilham, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sambas Selvia Herawati, serta Kepala MAN Insan Cendekia Sambas Dedi bersama jajaran guru dan civitas akademika MAN IC Sambas.
Pengurus Masjid At-Taqwa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran rombongan Safari Ramadan dari Kemenag Sambas dan MAN IC Sambas. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kehormatan bagi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan keluarga besar Kemenag Sambas.
“Kami atas nama pengurus masjid mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kehadiran rombongan pada kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang sangat baik antara masyarakat dengan lingkungan Kemenag Sambas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sambas H. Kaharudin dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan zaman yang semakin pesat harus diiringi dengan penguatan nilai-nilai keimanan dan kehidupan beragama, terutama dalam dunia pendidikan.
“Sekarang ini dunia pendidikan semakin berkembang dan semakin dekat dengan masyarakat. Namun kemajuan tersebut harus diiringi dengan kualitas iman dan kehidupan beragama yang baik,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran madrasah dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan nilai keagamaan yang kuat.
“Di madrasah, anak-anak kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan umum, tetapi juga dibekali pendidikan agama. Inilah bekal penting agar mereka mampu bersaing sekaligus tetap menjaga nilai-nilai keimanan dan akhlak di masa depan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kaharudin juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud syukur atas rezeki yang diperoleh.
“Di daerah kita banyak masyarakat yang bekerja di sektor perkebunan sawit. Jika seseorang memiliki penghasilan yang mencapai nisab, maka ada kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Ketika zakat ditunaikan dengan baik, insyaallah harta yang kita miliki akan menjadi lebih berkah,” tuturnya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital saat ini, seperti pengaruh negatif penggunaan gawai, bahaya narkoba, hingga meningkatnya pernikahan usia dini dan perceraian.
“Kemudahan akses informasi melalui handphone memang membawa banyak manfaat, tetapi juga memiliki risiko. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga dan mendorong anak-anak kita untuk terus melanjutkan pendidikan agar masa depan mereka lebih baik,” pesannya.
Kegiatan Safari Ramadan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Kasi Penmad Kemenag Sambas Dr. Ilham yang menyampaikan pesan tentang keutamaan bulan Ramadan dan pentingnya memanfaatkan bulan suci tersebut untuk memperbanyak amal kebaikan.
“Ramadan adalah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama. Jika kita menyambut Ramadan dengan baik, semoga kita juga dapat menutupnya dengan baik,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan secara simbolis 40 paket bantuan kepada masyarakat, yang kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang erat antara lembaga pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Sambas, dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadan.( En )



Posting Komentar