Acara yang diikuti oleh para siswa, guru, serta civitas madrasah ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema, menandai selesainya rangkaian tadarus dan pembacaan Al-Qur’an yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan Ramadhan.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Insan Cendekia Sambas, Dedi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah istiqamah membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa kegiatan Khotmil Qur’an bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Ramadhan adalah madrasah ruhani yang mendidik kita untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Khotmil Qur’an ini diharapkan menjadi awal bagi para siswa untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Beliau juga berpesan agar para siswa tidak hanya berhenti pada kegiatan khatam, tetapi mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap, perilaku, dan kehidupan sosial. Menurutnya, generasi Qur’ani adalah generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengimplementasikan ajarannya.
Kegiatan Khotmil Qur’an ini menjadi salah satu wujud komitmen MAN Insan Cendekia Sambas dalam membentuk karakter siswa yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.( En )


Posting Komentar